
Bengkulu, 23 November 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) kembali menunjukkan taringnya di kancah riset nasional. Sebanyak empat dosen FISIP UMB berhasil meloloskan proposal penelitian mereka dalam program pendanaan bergengsi, Riset Muhammadiyah (RisetMu) 2025.
Pencapaian ini menandai peningkatan signifikan dalam kualitas dan relevansi riset yang dihasilkan oleh fakultas tersebut, menegaskan komitmen FISIP UMB dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan nilai-nilai Kemuhammadiyahan.
Keempat dosen yang meraih pendanaan tersebut membawa topik-topik penelitian yang sangat kontekstual, mulai dari fenomena komunikasi digital hingga isu kesehatan publik yang berbasis dakwah.
1. Dr. Eceh Trisna Ayuh, M.I.Kom hadir dengan kajian berjudul “Membangun Kedekatan Emosional Melalui Live Streaming TikTok,” yang menggali bagaimana komunikasi digital mampu menciptakan ikatan kuat antara host dan audiens.
2. Isu lingkungan diangkat oleh Dr. Hafri Yuliani, M.I.Kom melalui riset “Generasi Hijau Muhammadiyah,” yang menyoroti strategi komunikasi digital Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dalam menggerakkan program Bank Sampah di Kota Bengkulu.
3. Dr. Linda Safitra, S.Sos, M.Si fokus pada pemberdayaan perempuan dan pencegahan stunting melalui pendekatan “Strategi Intervensi Sosial Berbasis Budaya dan Dakwah Muhammadiyah.”
4. Menjawab tantangan digital, Dr. Mely Eka Karina, S.I.Kom., M.I.Kom. menawarkan solusi lewat “Pengembangan Model Literasi Digital Berbasis Nilai-Nilai Muhammadiyah” untuk mitigasi information disorder (misinformasi) di kalangan Generasi Z.
Lolosnya empat proposal ini ke RisetMu 2025 adalah indikator paling jelas dari peningkatan kualitas riset dan produktivitas akademik di FISIP UMB. Prestasi ini sekaligus memperkokoh posisi fakultas sebagai institusi yang aktif terlibat dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan nilai-nilai Kemuhammadiyahan di panggung nasional. Diharapkan, hasil dari keempat riset ini akan memberikan kontribusi nyata dalam memecahkan berbagai persoalan sosial dan komunikasi di Indonesia.



