
Bengkulu, 25 Oktober 2025 – Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun merdu di Sportatorium Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) pagi itu, menandai dimulainya prosesi wisuda periode Oktober 2025. Ratusan toga hitam berderet rapi, penuh semangat dan haru, menjadi saksi perjalanan panjang para mahasiswa menuju gelar sarjana, profesi, dan pascasarjana.
Dari ribuan peserta yang diwisuda, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMB turut mencatatkan momen istimewa dengan mengukuhkan 103 lulusan. Mereka terdiri dari 11 wisudawan Program Studi Sosiologi, 57 wisudawan Ilmu Komunikasi, dan 35 wisudawan Administrasi Publik. Masing-masing membawa cerita perjuangan, kerja keras, dan doa panjang yang akhirnya terbayar di hari bersejarah ini.
Prosesi yang dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu berlangsung khidmat dan penuh makna. Hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) I Provinsi Bengkulu mewakili Gubernur Bengkulu, jajaran pimpinan universitas, para dekan, dosen, serta keluarga dan wali wisudawan yang memenuhi ruangan dengan raut bahagia dan haru.
Suasana semakin semarak ketika Rektor UMB secara resmi mengukuhkan seluruh wisudawan, disambut tepuk tangan meriah dari hadirin. Momen penuh kebanggaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan UMB dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing tinggi.

Acara juga dimeriahkan dengan penyerahan penghargaan bagi wisudawan berprestasi dari setiap fakultas, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka selama menempuh pendidikan. Tak ketinggalan, penyerahan ijazah dan sesi foto bersama menjadi penutup hangat dari prosesi yang berlangsung dengan tertib dan lancar hingga siang hari.
Di balik toga dan senyum bahagia para wisudawan, tersimpan rasa syukur dan harapan baru. Wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk mengabdi, berkarya, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Melalui momentum ini, Universitas Muhammadiyah Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak dan berjiwa sosial tinggi.



